Evaluasi
Pergantian tahun 2021 ini menimbulkan keunikan sendiri, sebab selain orang orang pada males berdoa dan membuat resolusi, orang2 yang mau berdoa biasanya fokus ke "semoga corona cepat hilang". Tahun 2020 kemarin, mana ada yang menyebutkan nama virus ini, bahkan pada tidak tau.
Rasa iri hatinya pun sekarang naik level. Dulu, setiap orang yang tau kalau orang lain akan merayakan tahun baru dengan bakar bakar, orang ini pasti nyeletuk "apaan si mending tidur di rumah. Engga ada yang spesial dari tahun baru". Sekarang, hal ini berubah ditandai dengan ada tambahan kalimat pada celetukannya yaitu "lagi corona gini malah ngumpul2, engga mikirin kesehatan banget". Jahatnya lagi terkadang terbesit kata kata "kalau kena corona baru tau rasa".
Apakah slalu harus berdoa di saat tahun baru? Jawabannya engga harus. Berdoa bisa kapan saja, termasuk saat tahun baru. Engga berdoa saat itu juga engga masalah seharusnya. Engga dirayakan juga engga masalah. Engga punya resolusi pun engga masalah.
Namun, ada hal baru yang ingin penulis (ceilaaahh penulis) mulai, yaitu Evaluasi. Daripada sibuk memikirkan resolusi, mengingat keberhasilan dan kelemahan tahun 2020 rasanya penting supaya kita inget proses yang kita rasakan di saat itu dan mengingat manis pahitnya hasil proses itu. Ada banyak kebodohan pun kebaikan yang dilalui pada tahun kemarin. Jadi mari kita tulis di #30haribercerita #30hbc21
Rasa iri hatinya pun sekarang naik level. Dulu, setiap orang yang tau kalau orang lain akan merayakan tahun baru dengan bakar bakar, orang ini pasti nyeletuk "apaan si mending tidur di rumah. Engga ada yang spesial dari tahun baru". Sekarang, hal ini berubah ditandai dengan ada tambahan kalimat pada celetukannya yaitu "lagi corona gini malah ngumpul2, engga mikirin kesehatan banget". Jahatnya lagi terkadang terbesit kata kata "kalau kena corona baru tau rasa".
Apakah slalu harus berdoa di saat tahun baru? Jawabannya engga harus. Berdoa bisa kapan saja, termasuk saat tahun baru. Engga berdoa saat itu juga engga masalah seharusnya. Engga dirayakan juga engga masalah. Engga punya resolusi pun engga masalah.
Namun, ada hal baru yang ingin penulis (ceilaaahh penulis) mulai, yaitu Evaluasi. Daripada sibuk memikirkan resolusi, mengingat keberhasilan dan kelemahan tahun 2020 rasanya penting supaya kita inget proses yang kita rasakan di saat itu dan mengingat manis pahitnya hasil proses itu. Ada banyak kebodohan pun kebaikan yang dilalui pada tahun kemarin. Jadi mari kita tulis di #30haribercerita #30hbc21


Tidak ada komentar: